RADARSINGKILCO~ Di tengah kehangatan dan kekompakan masyarakat Kota Subulussalam, ada satu doa yang terus dipanjatkan dari sebuah rumah sederhana di Dasan Raja, Kecamatan Penanggalan. Doa untuk kesembuhan bidadari kecil bernama Nadiya Salsabila Beru Ujung (5).
Nadiya yang dikenal sebagai anak ceria, murid TK Addarajat yang tak pernah lupa menyapa tetangga dengan senyum manisnya, kini harus terbaring lemah di RSU Zainoel Abidin, Banda Aceh. Tubuh mungilnya tengah berjuang melawan penyakit ganas, Leukemia atau Kanker Darah.
Setiap hari, rasa sakit yang seharusnya tak dirasakan oleh anak seusianya harus ia tahan. Senyum cerianya kini berganti dengan perjuangan panjang untuk bisa kembali pulang, bermain, dan belajar bersama teman-temannya di Subulussalam.
Pilunya lagi, ayahanda Nadiya, Yusran, hanyalah seorang penjual tahu keliling. Setiap hari ia mendorong gerobaknya menyusuri jalanan Kota Subulussalam demi sesuap nasi untuk keluarga.
Penghasilan yang pas-pasan itu, kini harus dihadapkan pada kenyataan pahit biaya perawatan, obat-obatan, dan pengobatan jangka panjang yang tidak sedikit. Beban itu terlalu berat untuk dipikul sendiri.
”Nadiya masih ingin pulang ke rumahnya di Subulussalam. Ia masih ingin bermain, belajar, dan tumbuh besar. Tolong kami, berikan kesempatan itu padanya,” lirih keluarga Nadiya dengan mata berkaca-kaca.
Kini saatnya kita, warga Kota Subulussalam, menunjukkan kepedulian. Setiap rupiah yang Anda sisihkan adalah harapan baru untuk Nadiya. Setiap doa yang Anda panjatkan adalah kekuatan untuk tubuh kecilnya yang sedang berjuang.
Tak peduli besar atau kecil, uluran tangan Anda sangat berarti. Mari kita buktikan bahwa di Kota Sada Kata ini, tidak ada yang berjuang sendirian.
Salurkan Kepedulian Anda Melalui,
Bank: BSI
No. Rekening: 7341-7456-61
Atas Nama: Juniati (Nenek Nadiya)
Kontak Keluarga (Ayah Nadiya – Yusran): 0857-6362-1457
PERHATIAN: Mohon hanya menyalurkan bantuan ke rekening resmi di atas demi keamanan dan transparansi bersama.
Semoga setiap kebaikan yang Anda berikan untuk kesembuhan Nadiya, dibalas oleh Allah SWT dengan rezeki yang berlipat ganda. Mari kita kembalikan senyum manis Nadiya di tengah-tengah kita.
Kabiro Radar Subulussalam: Muji




























