Radar Singkil | Mbah Sobir, warga Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Cisingkil, mengalami kerugian besar akibat banjir besar yang melanda daerah tersebut. Banjir yang terjadi beberapa hari terakhir ini menyebabkan gagal panen cabe merah yang sudah dipersiapkan oleh warga setempat. (03/12/2025)
Menurut penuturan Mbah Sobir, banjir yang cukup parah ini datang secara tiba-tiba dan merendam seluruh lahan pertanian miliknya. Padahal, dalam waktu kurang lebih satu bulan lagi, cabe merah yang sedang tumbuh di ladangnya akan siap panen. Namun, kini semua tanaman cabe miliknya harus kehilangan harapan karena kerusakan yang parah.
Kerugian yang dialami diperkirakan mencapai kurang lebih Rp50 juta, termasuk biaya produksi dan potensi hasil panen yang hilang. Kejadian ini menjadi pukulan berat bagi warga setempat yang mengandalkan pertanian sebagai sumber penghidupan utama.
Mbah Sobir mengatakan, “Ini kejadian terparah sepanjang saya bertani cabai, ditahun sebelumnya memang kena banjir tapi masih bisa panen meskipun sedikit.”
”Tapi kali ini memang hancur kali, semua tanaman cabai hancur total padahal sebentar lagi masuk tahap panen, saya berharap pemerintah daerah kabupaten aceh singkil dapat membantu saya, sebab, kerugian saya mencapai Rp, 50 jt. Karena cabai yang saya tanam ±1 hektar.
(eL)




























