Radar Singkil | – Di tengah kondisi pasca-banjir yang masih menyisakan duka dan kekhawatiran di sejumlah wilayah Aceh Singkil, pemerhati lingkungan RmDen Rijal Manik menyampaikan seruan tegas kepada pemerintah daerah agar segera membentuk posko medis terpadu untuk menjaga kesehatan masyarakat yang terdampak.
Menurutnya, banjir yang terjadi beberapa hari terakhir tidak hanya merusak fasilitas umum dan pemukiman, tetapi juga meninggalkan ancaman serius berupa meningkatnya risiko penyakit.
“Wilayah pasca-banjir sangat rentan terhadap diare, demam berdarah, leptospirosis, hingga ISPA. Lingkungan yang kotor dan sanitasi yang buruk akibat luapan air banjir menjadi pemicu utama,” ujarnya. Kamis (4/12)
RmDen Rijal Manik meminta Dinas Kesehatan Aceh Singkil serta seluruh petugas terkait untuk bergerak cepat dan memastikan pemeriksaan kesehatan dilakukan secara proaktif terhadap warga. Ia menilai keberadaan posko medis dengan layanan kesehatan yang mudah dijangkau sangat krusial untuk mencegah potensi wabah.
Selain krisis kesehatan, dampak bencana kali ini juga memporak-porandakan banyak fasilitas umum. Sejumlah rumah, sekolah, tempat ibadah, dan sarana prasarana lainnya mengalami kerusakan akibat derasnya arus banjir yang merendam permukiman.
“Kita melihat sendiri, cuaca yang tidak menentu membuat situasi semakin mengkhawatirkan. Kesehatan masyarakat terancam, sementara perekonomian juga lumpuh karena banyak faktor setelah bencana yang terjadi lima hari lalu,” kata Rijal.
Ia berharap dengan telah ditetapkannya status tanggap darurat bencana, pemerintah daerah dapat lebih fokus pada pelayanan dasar dan pemulihan kondisi masyarakat. Pembagian peran antar-dinas juga dinilai penting agar penanganan berjalan efektif hingga menyentuh masyarakat paling bawah yang terdampak langsung.
Selain layanan medis, Rijal menekankan bahwa kebutuhan dukungan psikologis tidak boleh diabaikan. Banyak warga, terutama anak-anak dan lansia, mengalami trauma akibat terjangan banjir dan longsor yang terjadi secara tiba-tiba.
“Tenaga psikolog dan psikiater sangat dibutuhkan untuk memulihkan trauma warga. Ini bagian dari pemulihan yang harus dilakukan secara menyeluruh,” tambahnya.
RmDen Rijal Manik menegaskan bahwa bencana yang melanda beberapa wilayah di Sumatra, termasuk Aceh Singkil, membutuhkan penanganan terpadu dan cepat agar masyarakat dapat kembali bangkit dari masa sulit ini. Pemerintah daerah diharapkan mampu mengambil langkah-langkah strategis yang berpihak pada korban bencana demi keselamatan dan kesehatan bersama




























