Radar Singkil | ~ Bencana banjir yang kerap melanda Kabupaten Aceh Singkil kembali menuai sorotan tajam. Salah satu faktor utama penyebabnya dinilai berasal dari masifnya alih fungsi hutan menjadi perkebunan kelapa sawit.
Dalam sorotan publik, setidaknya ada tiga perusahaan besar yang disebut berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan, yakni PT Nafacindo, PT Socfindo, dan PT Perusahaan Lembah Bakti (PLB) Astra.
Tokoh pemuda Kecamatan Gunung Meriah, Marlin Berutu, menegaskan bahwa keberadaan perkebunan kelapa sawit telah mengubah fungsi ekologis kawasan hutan yang seharusnya menjadi daerah resapan air.
Menurutnya, hutan alami yang digantikan tanaman sawit tidak lagi mampu menahan dan menyerap air hujan secara optimal.
“Dengan adanya tanaman kelapa sawit, terjadi konversi hutan. Hutan yang seharusnya menyerap air kini diganti sawit, sehingga air hujan langsung mengalir deras ke permukaan. Kondisi ini memicu banjir dan erosi, terutama di wilayah lahan gambut dan lereng jurang,” ujar Marlin.
Ia menambahkan, jika alih fungsi hutan menjadi perkebunan tidak dapat dihindari, maka perusahaan semestinya melakukan langkah-langkah mitigasi lingkungan. Salah satunya dengan membangun parit gajah atau sistem penampungan air untuk menahan debit air hujan agar tidak meluas ke permukaan dan kawasan pemukiman warga.
“Faktanya, perubahan yang terjadi di Aceh Singkil ini tidak diiringi dengan tindakan antisipasi yang memadai. Kita tidak melihat upaya serius dari perusahaan-perusahaan tersebut untuk mengendalikan aliran air,” tegasnya.
Atas kondisi tersebut, Marlin mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil agar tidak tinggal diam. Ia meminta adanya penindakan tegas serta evaluasi menyeluruh terhadap perusahaan perkebunan, khususnya tiga perusahaan yang disebutkan, demi menjaga keseimbangan lingkungan dan mencegah bencana berulang.
“Jika ini terus dibiarkan, masyarakat akan selalu menjadi korban. Pemerintah harus hadir dan bertindak tegas demi keselamatan lingkungan dan masa depan Aceh Singkil,” pungkasnya.




























