Radar Singkil | — Dalam menghadapi perkembangan zaman diera digitalisasi saat sekarang ini, pelatihan, pengenalan aplikasi seperti Canva dinilai dapat meningkatkan kompetensi, kapasitas guru
mengembangkan media pembelajaran yang kreatif dan menarik disekolah.
Karena Canva menjadi salah satu aplikasi yang booming penggunaannya pasca pandemi melanda. Apalagi kini guru dituntut untuk mahir mengolah bahan terbuka dalam proses pembelajaran, ucap salah seorang pegiat sosial Aceh Singkil Maimudin Tanjung, Minggu, 6 April 2025.
Menurut Maimudin yang juga praktisi desain grafis mengatakan, pengenalan pemanfaatan aplikasi Canva terhadap para tenaga pendidik/guru merupakan salah satu langkah strategis dalam menghadirkan proses belajar mengajar yang lebih efektif dan menyenangkan bagi siswa.
Sebelumnya Maimudin Tanjung, seorang pegiat media sosial Aceh sekaligus praktisi desain grafis, mendapat kesempatan untuk mengisi pelatihan dasar penggunaan Canva bagi para guru SMP dalam Kabupaten Aceh Singkil.
Dikatakan, dalam kesempatan itu para guru diperkenalkan tentang pemanfaatan platform Canva, khususnya Canva Pro, yang dapat diakses secara gratis oleh para pendidik melalui akun belajar.id.
Dengan memanfaatkan fitur-fitur unggulan Canva Pro, para guru dapat lebih mudah merancang materi ajar yang interaktif, visual, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran abad 21.
Begitu pun salah seorang tenaga pendidik yang mengikuti pelatihan ikut pelatihan Liza Minelli, S.Si, mengaku sangat antusias dengan kegiatan yang dilaksanakan tersebut. Sehingga ia banyak mendapatkan ilmu baru tentang desain grafis.
“Kegiatan ini tidak hanya memberikan keterampilan baru bagi para guru, tetapi juga memperkuat komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh Singkil,”ungkap Maimudin menirukan ucapan guru yang pernah mendidiknya dikala menjadi siswa SMP Negeri 1 Gunung Meriah.
Diharap, melalui pelatihan, pengenalan pemanfaatan aplikasi Canva tersebut para guru tidak hanya semakin percaya diri dalam menggunakan teknologi, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi dalam proses belajar mengajar disekolah.
Semoga ke depan, pelatihan serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak tenaga pendidik di Aceh dan Kabupaten Aceh Singkil agar kualitas pendidikan kita semakin maju dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Disamping itu, sebelumnya Kadisdikbud Aceh Singkil, Sugiarto, S.Pd juga menyampaikan, diera perkembangan zaman digitalisasi saat ini, para guru dapat terus melakukan inovasi meningkatkan kapasitas diri agar tidak tertinggal oleh perkembangan teknologi dan informasi.
“Untuk itu para tenaga pendidik/guru dapat terus berinovasi meningkatkan kapasitas mengikuti perkembangan zaman yang semakin maju serba digitalisasi ini”,harapnya.




























