Radar Singkil| ~ Subulussalam, Aceh – Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Subulussalam melalui Badan Legislasi (Banleg) menggelar pembahasan Rancangan Qanun (Raqan) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Subulussalam 2025–2029 di gedung DPRK, Jumat (5/9).
Rapat ini membahas penyusunan RPJMD yang memuat janji politik Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih periode 2025–2030 serta strategi pembangunan lima tahun ke depan.
Pembahasan melibatkan Banleg DPRK, Bappeda, BPKD, Inspektorat, dan Bagian Hukum Pemko Subulussalam.
RPJMD ini disusun untuk memastikan janji kampanye masuk dalam dokumen perencanaan, termasuk program unggulan seperti pendidikan, kesehatan gratis, dan nol defisit dalam tiga tahun kepemimpinan.
Terdapat 8 program unggulan dan 22 program strategis, di antaranya pembangunan perguruan tinggi, bantuan UMKM, penyediaan rumah layak huni, hingga 2 hektare kebun sawit untuk keluarga kurang mampu.
Menurut Antoni Angkat, Ketua Banleg DPRK, semua program sudah dimuat dalam dokumen, dan pemerintah diminta segera menyosialisasikan strategi pelaksanaannya ke masyarakat.
Komisi C DPRK bersama Bappeda akan membahas strategi pengentasan defisit anggaran yang saat ini mencapai Rp259 miliar, dengan target zero defisit dalam tiga tahun.
(Amdan arahap)




























