Radar Singkil | – Publik Aceh Singkil tengah dihebohkan oleh kabar mengenai anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) yang dinilai tidak sejalan dengan kondisi ekonomi masyarakat. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Pemkab mengalokasikan dana sebesar Rp90 juta, dan tidak hanya itu juga, disiapkan anggaran sekitar Rp2,2 miliar untuk pembelian mobil dinas baru.
Kabar ini menuai kritikan tajam dari berbagai kalangan dan langsung menjadi viral di media sosial. Banyak warga menilai kebijakan tersebut menunjukkan kurangnya kepekaan pemerintah terhadap kondisi masyarakat saat ini.
Pasalnya, warga Aceh Singkil tengah menghadapi tekanan ekonomi yang berat. Daya beli menurun, banyak keluarga kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, sementara Aceh Singkil sendiri masuk kategori daerah termiskin di Aceh berdasarkan data terakhir Badan Pusat Statistik (BPS).
“Ini benar-benar ironis. Kami di bawah sedang susah, tapi pemerintah malah fokus membeli mobil baru,” keluh salah satu warga Singkil yang enggan disebutkan namanya.
Sejumlah aktivis lokal mendesak Pemkab untuk meninjau ulang kebijakan anggaran dan lebih memprioritaskan program pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi, dan kebutuhan dasar masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemkab Aceh Singkil terkait alasan dan urgensi pembelian mobil baru dengan nilai miliaran rupiah tersebut. Namun, desakan publik agar Pemkab mengalihkan anggaran untuk kepentingan rakyat terus bergema, terutama melalui unggahan warganet di berbagai platform media sosial.




























