RADAR SINGKIL,CO — Gedung Sidang Utama Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil menjadi saksi bisu sebuah babak baru perjalanan politik daerah. Hari ini, Jumat (17/7/2026), tepat pukul 16.00 WIB,
Prosesi sakral pengucapan sumpah dan janji jabatan Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota DPRK sisa masa jabatan 2024–2029 resmi digelar.
Hidayat Riadi Manik resmi dilantik untuk menduduki kursi parlemen, menggantikan Sri Lestari dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).
Pengambilan sumpah dan janji jabatan dipimpin langsung oleh Ketua DPRK Aceh Singkil, H. Amaliun. Suasana di dalam ruang sidang berlangsung sangat khidmat, diselimuti rasa khusyuk saat Hidayat melafalkan ikrar setianya. Ia berjanji akan mengemban amanah rakyat demi kemajuan daerah yang dijuluki Bumi Syekh Abdurrauf As-Singkily tersebut.
Momen bersejarah ini disaksikan langsung oleh,Jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Singkil, Pimpinan partai politik lintas fraksi,Tokoh adat dan tokoh masyarakat Para tamu undangan yang memadati area tribun ruang sidang.
Hidayat Riadi Manik bukanlah sosok asing dalam kancah perpolitikan lokal. Selain menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Aceh Singkil, ia juga merupakan putra dari Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon.
Darah kepemimpinan serta jejaring politik kuat yang diwarisinya dinilai banyak pihak akan menjadi modal dan amunisi besar bagi Hidayat dalam menyuarakan aspirasi masyarakat secara vokal di parlemen.
Kembalinya Hidayat ke panggung utama legislatif ini merupakan kelanjutan dari rivalitas sehat pada Pemilihan Legislatif (Pileg) sebelumnya.
Saat itu, Hidayat dan Sri Lestari bertarung sengit memperebutkan simpati pemilih di Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang meliputi wilayah Kecamatan Gunung Meriah.
Kini, melalui mekanisme PAW yang sah secara regulasi, Hidayat resmi melangkah ke gedung parlemen untuk melanjutkan pengabdian politiknya. Kehadiran Hidayat Riadi Manik di DPRK diprediksi kuat akan membawa energi baru bagi dinamika legislatif di Aceh Singkil.
Sebagai nakhoda partai di tingkat kabupaten, posisi Hidayat di parlemen diyakini akan semakin mensolidkan gerakan Partai Hanura dalam mengawal jalannya kebijakan pemerintah daerah sekaligus memperjuangkan program-program yang berpihak pada rakyat. Acara ditutup dengan jabat tangan hangat dan ucapan selamat dari para legislator serta unsur Forkopimda.
Langkah awal Hidayat Riadi Manik sebagai wakil rakyat resmi dimulai sore ini, membawa harapan baru bagi masyarakat Aceh Singkil.




























