RADAR SINGKIL – Suasana duka menyelimuti Desa Pandan Sari Blok 2, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil. Seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun, Muhammad Ali, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di sungai desa setempat pada Senin sore (23/2/2026).
Peristiwa memilukan ini dikonfirmasi oleh Kapolres Aceh Singkil, AKBP Joko Triyono, melalui Kapolsek Gunung Meriah, Ipda Mizan. Pihak kepolisian menerima laporan warga sekitar pukul 17.40 WIB mengenai adanya korban tenggelam yang berhasil dievakuasi ke darat.
Berdasarkan keterangan kepolisian, kejadian bermula saat korban berpamitan kepada orang tuanya sekitar pukul 15.00 WIB. Berikut adalah urutan peristiwanya,
Pukul 15.00 WIB: Korban pergi ke sekolahnya, SD Negeri Pandan Sari, untuk mengambil pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa yang menjalankan ibadah puasa.
Setelah dari Sekolah, Bukannya langsung pulang, korban bersama rekan-rekannya menuju sungai di bawah jembatan lintas desa untuk memancing sembari berenang.
Insiden Tenggelam, Diduga korban masuk ke area sungai yang memiliki kedalaman lebih dalam. Rekan-rekan korban yang berada di lokasi tidak mampu memberikan pertolongan saat melihat korban mulai tenggelam.
Evakuasi: Sekitar pukul 17.40 WIB, warga berhasil menemukan korban dan mengangkatnya ke pinggir sungai dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Penanganan Medis, Korban sempat dilarikan ke RSUD pada pukul 18.00 WIB. Namun nahas, tim medis menyatakan korban meninggal dunia pada pukul 18.10 WIB.
Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa korban diduga tidak mahir berenang. Meski secara umum sungai tersebut terlihat dangkal, terdapat beberapa titik di bagian pinggir yang memiliki kedalaman cukup ekstrem dan berbahaya bagi anak-anak.
”Kami mengimbau kepada seluruh orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama saat mereka bermain di area berisiko seperti sungai,” tegas Ipda Mizan.
Selain kepada orang tua, Kapolsek juga meminta pemerintah desa untuk segera mengambil langkah preventif. Pemasangan papan peringatan di titik-titik sungai yang dalam sangat diperlukan guna mencegah terjadinya tragedi serupa di masa mendatang.




























