Radar Singkil.co | ~ Suhu politik di Aceh Singkil tampaknya mulai memanas. Bukan saja soal pemilu lageslatif, tapi juga soal pemilihan kepala daerah. Padahal pemilihan kepala daerah Kabupaten Aceh Singkil baru akan dilaksanakan pada November 2024 mendatang.
Ketua Forum Solideritas Dulmusrid (Frosedur) Aceh Singkil, Razaliardi Manik dihadapan berbagai media massa, Senin (15/5/2023) menyebutkan, saat ini peta politik di Aceh Singkil sudah mulai bergerak kearah pemilihan kepala daerah.
“Ya, sepertinya situasi peta politik sudah mulai bergerak. Bukan saja soal pemilihan umum 2024, tapi soal pemilihan kepala daerah juga sudah terlihat banyak didiskusikan oleh berbagai kalangan”, katanya.
Analisa ini disampaikan Razaliardi menanggapi adanya berita yang mencuat di berbagai media massa mengenai kesepakatan H. Safriadi, SH alias Oyong berpasangan dengan H. Hamzah Sulaiman, SH dalam pemilihan kepala daerah 2024.
Mantan Politisi PDIP Kepulauan Riau ini menyampaikan pandangannya bahwa segala sesuatu hal yang menyangkut dengan urusan politik semua bisa terjadi. Hari ini begitu, tapi kedepan bisa saja menjadi begitu, tergantung dinamika politik yang berkembang.
“Politik itu sangat dinamis, dia bisa berkembang setiap saat. Siapa berpasangan dengan siapa itu tergantung keyakinan mereka yang ingin berpasangan. Yang pasti, sebelum mendaftar di KIP semua bisa saja berubah”, terangnya.
Menurut Razaliadi, sekarang kita semua sudah mendengar kalau pak Oyon akan berpasangan dengan pak Hamzah Sulaiman. Tapi kita belum tau siapa pasangan pak Dulmusrid, sebab beliau juga akan kembali maju sebagai Bakal Calon (Balon) Bupati Aceh Singkil dalam pemilihan kepala daerah 2024 nanti.
Jika pak Dul maju sebagai Cabup, lantas sebut Razaliardi, siapa pula Cawabup yang mendampinganya? Hal ini sekarang banyak diperbincangkan oleh berbagai kalangan. Saya sendiri juga belum tahu pasti siapa yang dipilih beliau.
“Saya pikir pak Dulmusrid sendiri juga belum tau siapa yang akan mendapinginya dalam pilkada nanti. Sebab, belanda juga masih jauh. Jadi tak perlu angkat senjata dari sekarang. Meskipun begitu, Forum Solideritas Dulmusrid saat ini sudah mulai melakukan Penjaringan Aspirasi Masyarakat (Jaring Asmara)”, bebernya.
Aceh Singkil katanya, bukan kekurangan tokoh, tokoh kita banyak. Dari birokrat ada Sofian Pohan, ada Drs. Azmi, ada Drs. Abdul Hanan. Sedangkan dari politisi dan masyarakat ada nama Mayraya, ada Hidayat Bancin, Ust Ali Sadikin, kemudian ada Hasan Basri Nasution yang sekarang dipercaya sebagai Ketua DPD Partai Ummat.
“Bisa jadi salah satu dari tokoh-tokoh tersebut yang akan mendampingi Dulmusrid. Sofian Pohan, misalnya. Sebab, PNS yang satu ini sudah malang melintang sebagai Camat di berbagai wilayah kecamatan dan berkecimpung ditengah-tengah masyarakat. Populeritasnya, saya rasa tak perlu diragukan lagi. Tapi sayang logistik kurang mendukung”, terang Razaliadi.
Pewarta | ~ (Jhonwer Manik)