RADARSINGKILCO – Klaim mengenai meningkatnya kasus pemurtadan di kawasan perbatasan Aceh Singkil perlu dikaji ulang secara data dan lokasi.
Sebelumnya, informasi tersebut mencuat setelah Pimpinan Pondok Pesantren Darul Falah Az-Zamziah, Abi Salman, dalam pemberitaan LiputanKPK.com, Senin 26 Oktober 2026, menyampaikan keprihatinan atas dugaan meningkatnya kasus perpindahan agama dari Islam. Ia juga mengkritik kebijakan Pemerintah Aceh terkait pemberhentian sejumlah dai perbatasan dan mengaitkannya dengan dugaan tersebut.
Namun, pernyataan tersebut tidak disertai data rinci yang menunjukkan peningkatan kasus secara spesifik, serta terkesan menggeneralisasi seluruh kawasan perbatasan.
Fakta yang terdokumentasi di lapangan justru merekam dinamika yang berbeda.
Camat Danau Paris, H. Bungaran Tumangger, dengan tegas menyatakan tidak ada kasus pemurtadan di wilayahnya dalam beberapa tahun terakhir.
”Beberapa tahun ini, tidak ada kasus pemurtadan di Danau Paris. Justru kita dengan para da’i dan tokoh masyarakat banyak sudah menerima warga yang memeluk agama Islam. Ada yang sendiri-sendiri, ada juga yang beberapa keluarga sekaligus,” ujar H. Bungaran di Danau Paris, Senin (26/10).
Ia tidak menampik kemungkinan adanya kasus di wilayah lain, namun menegaskan hal tersebut tidak bisa disamaratakan untuk seluruh perbatasan tanpa data yang memadai.
Penelusuran media menunjukkan setidaknya tiga peristiwa warga masuk Islam di kawasan Danau Paris dan Lae Balno yang terdokumentasi secara terbuka.
Pertama, pada 1 Agustus 2025, AcehTrend memberitakan tokoh adat berusia 78 tahun, Sailon Berutu, memeluk Islam di Kecamatan Danau Paris. Peristiwa ini menjadi bukti konkret masuk Islamnya tokoh masyarakat di wilayah perbatasan.
Kedua, pada 23 Juni 2026, seorang pemuda bernama Gabe Ria Tumangger mengucapkan dua kalimat syahadat di Masjid Baitul Makmur, Desa Lae Balno. Prosesi tersebut dibimbing dai Forum Dakwah Perbatasan (FDP), Fitradi Aulia, disaksikan Camat Danau Paris dan sejumlah tokoh masyarakat. Peristiwa ini diberitakan Wasatha dan Portalnusa. Setelah bersyahadat, ia diberi nama baru Muhammad Farhan dan mendapat pembinaan dasar keislaman.
Ketiga, peristiwa yang paling menyita perhatian terjadi pada 13 Juli 2026. Seorang ibu bernama Resna bersama tiga anaknya memeluk Islam di Desa Lae Balno. Syahadat dipimpin dai FDP, Saprianto Ujung, disaksikan Camat Bungaran Tumanggor dan Keuchik Lae Balno, Lamin Tumangger. Dalam kegiatan tersebut FDP juga menyerahkan santunan Rp3 juta untuk kebutuhan awal keluarga.
Peristiwa ini diberitakan luas oleh Wasatha, Portalnusa, AcehTrend, hingga Serambi Indonesia melalui Tribunnews Aceh.
Dokumentasi tidak berhenti pada prosesi syahadat. Aspek pendampingan juga berjalan.
Pada 6 Agustus 2026, Portalnusa memberitakan FDP mengintensifkan pembinaan terhadap dua keluarga mualaf di Desa Lae Balno. Program pembinaan rutin selama tiga bulan itu ditujukan untuk memperkuat pemahaman dasar Islam dan pendampingan ibadah.
”Saya selaku camat bersama para da’i dan tokoh masyarakat selalu melakukan pendampingan jika ada saudara kita yang memeluk agama Islam. Jangan sampai pernyataan mengenai dugaan meningkatnya kasus murtad yang langsung dikaitkan dengan dai. Itu perlu disampaikan secara hati-hati. Jangan pula menimbulkan kesan bahwa para dai perbatasan selama ini tidak bekerja secara maksimal,” tegas Bungaran.
Kehadiran pemerintah kecamatan dalam setiap prosesi mualaf menunjukkan adanya upaya penanganan keagamaan yang signifikan di lapangan.
Peristiwa-peristiwa tersebut memang tidak serta-merta membuktikan perbandingan jumlah orang yang masuk dan keluar dari Islam. Namun, dokumentasi tersebut memperlihatkan bahwa gambaran kehidupan beragama di perbatasan tidak dapat dibangun hanya dari satu jenis peristiwa saja.
Kritik terhadap kebijakan pemerintah tetap sah untuk disampaikan. Namun, kritik tersebut idealnya berbasis pada kebijakan dan data yang dapat diverifikasi, bukan pada generalisasi wilayah yang berpotensi mengabaikan fakta pembinaan dan masuknya warga ke dalam Islam yang terjadi di Danau Paris dan sekitarnya.



























