RADAR SINGKIL | – Harapan warga Dusun 3 Desa Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara, untuk merayakan tradisi meugang Ramadhan 1447 H dengan penuh suka cita seketika sirna.
Bantuan daging sapi dari Presiden Prabowo Subianto yang seharusnya menjadi pelipur lara bagi korban banjir, justru berakhir di semak belukar dan kolam karena kondisinya yang sudah membusuk, Rabu (18/2/2026).
Pemerintah pusat melalui instruksi Presiden sebelumnya mengalokasikan bantuan senilai Rp1 Miliar untuk pengadaan 20 ekor sapi bagi warga terdampak banjir besar November 2025 di Kabupaten Aceh Singkil. Namun, saat pendistribusian dilakukan, kegembiraan 170 Kepala Keluarga (KK) di Dusun 3 berubah menjadi mual dan kemarahan.
Begitu kantong plastik hitam dibagikan, aroma tak sedap langsung menusuk hidung. Berdasarkan penelusuran di lapangan, Daging telah berubah warna dan mengeluarkan bau busuk yang menyengat. warga Tak berani mengambil risiko kesehatan, sebagian besar warga memilih langsung membuang daging tersebut ke semak-semak dan kolam di belakang rumah.
Hampir seluruh dari 170 KK penerima manfaat di lokasi tersebut melaporkan kondisi daging yang sama tidak layaknya.
“Baunya sangat menyengat, tidak mungkin kami masak. Daripada jadi penyakit, lebih baik langsung saya buang ke belakang,” ujar salah satu warga Dusun 3 dengan nada kecewa.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait di Kecamatan Singkil Utara maupun dinas teknis setempat belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan daging tidak layak konsumsi tersebut.




























