SUBULUSSALAM, RADARSINGKIL — Suasana penuh harapan dan sukacita menyelimuti seluruh penjuru Kampung Lae Bersih, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam. Setelah berlangsungnya proses demokrasi yang berjalan kompetitif dan penuh semangat, Sudomo Cibro, calon nomor urut 01, secara resmi ditetapkan sebagai Kepala Desa terpilih untuk periode kepemimpinan 2026–2032.
Sebuah amanah besar kini bertumpu di pundaknya, membawa harapan baru untuk memajukan dan menyejahterakan kampung tercinta.
Dalam pertarungan yang berlangsung ketat namun damai, Sudomo Cibro berhasil membuktikan kepercayaan mayoritas warga dengan mengantongi 622 suara sah. Ia unggul tipis namun meyakini atas calon nomor urut 02, Ruduan Syahputra Angkat, yang juga mendapatkan dukungan kuat dari 587 pemilih.
Dari total 1.376 jiwa yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), angka ini membuktikan betapa tingginya partisipasi serta kepedulian masyarakat terhadap masa depan kampung mereka.
Persaingan ini menjadi bukti bahwa setiap suara memiliki arti, dan setiap pilihan mencerminkan keinginan tulus warga untuk kemajuan bersama.
Kemenangan ini menandai berakhirnya masa persaingan, dan kini panggung utama beralih sepenuhnya menuju persatuan serta kerja sama. Amanah kepemimpinan yang diterima Sudomo kini menjadi jembatan untuk merajut kembali kebersamaan, menyatukan segala perbedaan, dan berjalan beriringan demi satu tujuan: kemajuan Kampung Lae Bersih.
Mugji Syahputra, Anggota Satgas Pengawasan Pendidikan dan Aset Daerah (PPA) Kota Subulussalam, turut hadir menyampaikan apresiasi mendalam sekaligus ucapan selamat yang tulus. Ia menekankan bahwa kepemimpinan sejati adalah mampu mengayomi seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang siapa yang dulu mendukung atau tidak.
“Selamat dan sukses kepada Bapak Sudomo Cibro. Semoga amanah ini menjadi ladang pengabdian yang mulia, mampu memimpin Kampung Lae Bersih melangkah lebih maju, berkembang, dan sejahtera. Jadilah pemimpin yang dekat dengan hati rakyat, menjadi pelindung bagi seluruh warga tanpa memandang perbedaan pilihan masa lalu,” ujar Mugji penuh harap.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, baik pendukung maupun yang tidak memilih, untuk meletakkan segala selisih, saling memaafkan, dan menyatukan tenaga serta pikiran.
“Kemenangan ini bukan kemenangan satu kubu saja, melainkan kemenangan kita semua. Mari kita dukung langkah pemerintahan baru dengan semangat persaudaraan yang kental. Ingatlah, membangun desa butuh gotong royong, bukan perpecahan. Kita semua adalah pemilik kampung ini, kemajuannya adalah tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.
Kini, mata dan harapan seluruh warga Kampung Lae Bersih tertuju pada langkah konkret pemimpin baru. Masyarakat berharap pemerintahan yang akan datang mampu mewujudkan pembangunan yang merata, menjaga kedamaian, serta membawa cita-cita kesejahteraan menjadi kenyataan nyata demi masa depan yang cerah dan gemilang.
Report: Muji




























