SUBULUSSALAM, RADAR SINGKIL.CO — Suasana damai dan penuh kekeluargaan mewarnai pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Lae Bersih, Kecamatan Penanggalan. Sebulusalam, Aceh, Proses pemungutan suara yang diikuti 1.376 warga dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) ini berjalan aman, tertib, dan kondusif berkat pengawalan ketat aparat keamanan gabungan.
Sejak pagi, warga antusias mendatangi tempat pemungutan suara untuk menentukan arah kepemimpinan desa. Pilkades kali ini mempertemukan dua kandidat, yakni Sudomo Cibro (Nomor Urut 01) dan Ruduan Syahputra Angkat (Nomor Urut 02).
Kehadiran personel TNI Sersan Dua Badari dan Sersan Kepala Deni Peradewobersama personel PolriBhabinkamtibmas Aipda Danton Bakar dan Aiptu Edi Sahputran memastikan seluruh rangkaian pesta demokrasi tingkat desa ini berlangsung tanpa kendala.
Ketua Panitia Pelaksana Pemilihan Kepala Desa (P2K) Lae Bersih, Eriwanda Tarigan, menegaskan komitmen panitia dalam menjaga integritas dan transparansi proses pemungutan suara.
”Sejauh ini proses berjalan sangat lancar, aman, dan terasa nyaman bagi semua pihak berkat kehadiran aparat keamanan. Tidak ditemukan kendala di lapangan. Kami melaksanakan seluruh mekanisme pemilihan dengan ketat sesuai Perwal 35 Tahun 2022 agar segala sesuatunya transparan, sah secara hukum, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Eriwanda di lokasi pemilihan, Selasa (1/9/2026).
Berpedoman pada Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 35 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemilihan Kepala Kampong Serentak dan Antar Waktu Kota Subulussalam.
Sebanyak 1.376 warga terdaftar dalam DPT menggunakan hak pilihnya secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luber Jurdil).
Berpedoman pada Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 35 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemilihan Kepala Kampong Serentak dan Antar Waktu Kota Subulussalam.
Sebanyak 1.376 warga terdaftar dalam DPT menggunakan hak pilihnya secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luber Jurdil).
Kandidat,
Nomor Urut 01: Sudomo Cibro
Nomor Urut 02: Ruduan Syahputra Angkat
Pengamanan,Sinergi TNI (Serda Badari dan Serka Deni Peradewo) dan POLRI (Aipda Danton Bakar & Aiptu Edi Sahputran).
Sinergi yang kuat antara masyarakat, P2K, dan aparat pengamanan berhasil membuktikan bahwa pesta demokrasi di tingkat desa dapat berlangsung hangat, transparan, dan jauh dari ketegangan.
Report: muji




























