RADARSINGKIL.CO – Polemik dugaan penganiayaan jurnalis di PKS PT SSM Desa Mandumpang, Kecamatan Suro, Kabupaten Aceh Singkil memasuki babak baru.
informasi dihimpun dari media Sinata.id, Serikat Pekerja FSPTI (Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia) Desa Mandupang akhirnya angkat bicara terkait pemberitaan yang menyebut anggotanya melakukan pengeroyokan, penganiayaan, hingga menghalangi wartawan masuk ke area pabrik kelapa sawit tersebut.
Melalui klarifikasi resminya, FSPTI Mandupang membantah keras seluruh tudingan tersebut.
Pihak FSPTI menegaskan, tidak pernah ada aksi pengeroyokan maupun penganiayaan terhadap jurnalis di lokasi. Mereka juga membantah telah menghalang-halangi tugas media di PKS PT SSM.
”Informasi itu tidak benar. Kami tidak pernah melakukan penganiayaan dan tidak pernah melarang media masuk. Kehadiran kami di sekitar pabrik murni untuk aktivitas bongkar muat seperti biasa,” ujar perwakilan FSPTI Mandupang dalam keterangannya yang dikutip dari Sinata.id.
Menurut FSPTI, isu yang beredar di beberapa media belakangan ini tidak sesuai dengan fakta di lapangan dan telah menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Sementara itu, dari sisi korban, April Siregar, jurnalis Barak1News.com yang mengaku menjadi korban penganiayaan di pos PKS PT SSM memberikan respon tegas namun dingin.
Saat dikonfirmasi langsung , di rumahnya Rabu (9/9), April enggan menanggapi panjang lebar bantahan dari pihak FSPTI.
”Saya tidak akan berspekulasi dan tetap berpegang teguh pada proses hukum yang sedang berjalan,” tegas April Sergar.
Diketahui, April sebelumnya telah membuat laporan resmi terkait dugaan penganiayaan yang dialaminya saat menjalankan tugas jurnalistik di sekitar area PKS PT SSM. Saat ini kasus tersebut sudah dalam penanganan aparat penegak hukum di Aceh Singkil.
Hingga berita ini diturunkan, kedua belah pihak masih menunggu kejelasan dari hasil penyelidikan polisi.
Aparat diharapkan dapat bekerja profesional dan transparan untuk mengungkap fakta sebenarnya, guna menjaga kondusifitas serta kebebasan pers di Kabupaten Aceh Singkil.




























