RADAR SINGKIL – Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Aceh Singkil, Wartono SH, angkat bicara dan membantah keras keterlibatan partai dalam kasus dugaan penipuan rekrutmen tenaga pendamping desa yang tengah menjadi sorotan.
Wartono menegaskan bahwa terduga pelaku bernama Bobby bukanlah pengurus partai berlambang kepala burung garuda tersebut, melainkan hanya seorang calon legislatif (caleg) yang gagal pada pemilu lalu.
”Saya tegaskan bahwa saudara Bobby itu bukan pengurus Partai Gerindra. Dia cuma mantan caleg kita yang gagal. Selaku Ketua DPC Gerindra Aceh Singkil, saya sama sekali tidak tahu-menahu dan tidak terlibat dalam persoalan dugaan penipuan yang dilakukan oleh yang bersangkutan,” ujar Wartono kepada media, Minggu (7/6/2026).
Pernyataan tegas ini dikeluarkan menyusul ramainya pemberitaan mengenai dugaan penipuan proses rekrutmen tenaga pendamping desa di Kabupaten Aceh Singkil yang dilakukan di luar mekanisme resmi. Kasus ini pun kabarnya telah dilaporkan secara resmi dan sedang ditangani oleh aparat penegak hukum.
Wartono meminta kepada semua pihak, termasuk media dan masyarakat, untuk jeli melihat duduk perkara dan tidak mengaitkan tindakan personal Bobby dengan institusi partai. menurutnya, apa yang dilakukan oleh Bobby adalah murni tanggung jawab pribadi yang bersangkutan.
”Tolong jangan libatkan atau seret-seret nama Partai Gerindra dalam masalah ini. Ini murni urusan dan permasalahan pribadi saudara Bobby, tidak ada hubungannya dengan agenda atau kebijakan partai,” pungkas Wartono menutup keterangannya.




























