RADAR SINGKIL | – Langkah tegas diambil Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil untuk mengurai benang kusut kemacetan di kawasan Gunung Meriah. Melalui komando Dinas Perhubungan (Dishub) yang dipimpin langsung oleh Syam’un, Pemkab bersinergi dengan TNI, Polri, serta unsur kecamatan untuk merelokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini memadati bahu jalan di depan Kantor Camat Gunung Meriah.
Operasi penertiban dan pemindahan ini melibatkan tim gabungan yang solid, mulai dari jajaran Kapolsek, Danramil, Camat Gunung Meriah, Dinas UKM, hingga Satpol PP.
Para pedagang yang sebelumnya berjualan di area rawan macet tersebut diarahkan untuk menempati lokasi baru di Samping Gang Lia Jaya.
Kadis Perhubungan Aceh Singkil, Syam’un, menegaskan bahwa kebijakan ini bukan untuk mematikan ekonomi warga, melainkan untuk mengembalikan fungsi jalan raya.
”Kami mengimbau kepada seluruh pedagang agar tidak lagi berjualan di bahu jalan depan kantor camat. Jalur ini sangat padat dan kemacetan yang terjadi selama ini sangat mengganggu serta membahayakan pengguna jalan,” tegas Syam’un. pada Senin (16/2/ 2026)
Ada yang menarik dalam penataan kali ini. Pemkab Aceh Singkil tidak bekerja sendiri. PT Socfindo Lae Butar turut ambil bagian sebagai bentuk sinergi sektor swasta. Perusahaan perkebunan tersebut memberikan dukungan penuh dalam proses penimbunan lokasi relokasi serta melakukan pengecoran bahu jalan di depan kantor camat agar lebih rapi dan kokoh.
”Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Socfindo Lae Butar atas sinerginya membantu penimbunan dan pengecoran. Ini adalah bukti nyata kolaborasi demi kepentingan publik,” tambah Syam’un.
Dengan berpindahnya para pedagang ke lokasi yang lebih tertata, diharapkan:
Arus Lalu Lintas, Menjadi lebih lancar dan tertib.Keselamatan,Pengguna jalan lebih aman dari risiko kecelakaan.
Kawasan pusat kecamatan terlihat lebih bersih dan profesional.
Kadis Perhubungan berharap para pedagang dapat mematuhi hasil keputusan rapat yang telah disepakati minggu lalu.
“Mari kita sesuaikan dengan kesepakatan demi kenyamanan kita bersama di Aceh Singkil,” tutupnya.
Pewarta : (Muji)




























