RADAR SINGKIl, SUBULUSSALAM – Aura kekeluargaan menyelimuti Maktuan Kopi pada Rabu malam (18/03). Dalam suasana khidmat bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Al-Hafidz Rizqullah (IKAP-AHAR) sukses menyelenggarakan agenda Buka Puasa Bersama.
Tak sekadar makan bersama, momentum ini menjadi ajang pulang ke rumah bagi para alumni untuk mempererat tali silaturahmi yang telah lama terjalin.
Pemandangan unik terlihat di lokasi acara, di mana para alumni hadir dengan kekompakan dresscode busana muslim bernuansa hitam. Warna yang melambangkan kewibawaan dan kesolidan ini menciptakan atmosfer yang elegan namun tetap bersahaja.
Acara dibuka dengan apik oleh Tgk Sukarno Tumangger selaku protokol, diikuti lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menyentuh hati dari Tgk Dikson Wilahoya Harahap. Gemuruh haru semakin terasa saat seluruh alumni menyanyikan Lagu Hymne Dayah, membangkitkan memori masa-masa menimba ilmu di pesantren.
Dalam sambutannya, Ketua IKAP-AHAR, Tgk Muhajirin Sinaga, menekankan bahwa wadah alumni adalah jembatan pengabdian bagi masyarakat.
Senada dengan itu, May Sariona Br. Situmorang, S.Pd, sebagai perwakilan alumni, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme rekan-rekan yang hadir di tengah kesibukan masing-masing.
Puncak acara ditandai dengan penyampaian nasihat dan bimbingan langsung dari Al Mukarram Abi, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hafidz Rizqullah. Dalam pesannya yang menyejukkan, beliau memberikan peringatan keras agar alumni tidak berjalan sendiri-sendiri.
“Kebersamaan yang telah terbangun sejak di pesantren hendaknya tidak luntur oleh waktu dan kesibukan. Jadilah pribadi yang solid dan saling mendukung. Ingat, dari kekompakan itulah akan lahir kekuatan dan keberkahan bersama,” pesan Al Mukarram Abi dengan tegas.
Kegiatan yang ditutup dengan doa bersama ini diharapkan mampu memicu semangat baru bagi seluruh alumni untuk terus berkontribusi positif bagi almamater dan masyarakat luas.
Melalui silaturahmi ini, IKAP-AHAR membuktikan bahwa jarak dan waktu bukanlah penghalang untuk tetap bersatu dalam bingkai nilai-nilai keislaman.




























